Monday, February 1, 2010

Ciri Pria Berpotensi Hidup Kaya


Narasumber : http://perempuan.com/

Sebelum menikah dengannya, cari tahu apakah dia memiliki 7 ciri Pria Berpotensi Menjadi Kaya, dimana Anda akan selalu tenang hidup bersamanya. Coba teliti apakah kekasih Anda memiliki salah satu dari ciri berikut.

1. Beberapa Rekening.
Lihat, apakah kekasih Anda punya rekening bank lebih dari satu? Ini bisa jadi indikasi dia berbakat kaya. Karena biasanya, orang yang punya rekening tabungan 2 atau lebih cenderung berusaha mengatur uangnya dengan benar.

Pria tipe ini suka memisahkan pos-pos penghasilannya. Misal, satu rekening digunakan hanya untuk menerima transfer gaji dan belanja lalu rekening lainnya untuk tabungan.

2. Suka Menolong.
Tidak tepat jika orang yang suka menimbun harta, pelit, serta enggan berbagi dan memberi, adalah orang yang berbakat kaya. Justru lelaki yang mudah tergerak hatinya dan gampang menolong orang lah yang pantas Anda lirik.

Dia adalah tipe orang yang akan relatif mudah hidupnya. Entah bagaimana caranya, Anda berdua akan sangat jarang kesulitan uang. Hidup mengalir dan smooth. Dan yang terpenting, kenikmatan memberi itu memang selalu ada penggantinya. Ingat kata orang bijak bahwa Anda tidak mungkin miskin hanya karena beramal!

3. Punya Cita-cita.
Jangan harap si dia berbakat kaya jika hidupnya dialirkan bagai sungai, entah hendak bermuara di mana. Pria yang berbakat kaya selalu punya rencana besar dalam hidupnya. Anda juga bisa menyebutnya sebagai cita-cita.

Ada sesuatu di masa depan yang hendak diraihnya. Untuk itu, dia akan punya rencana jangka pendek, rencana jangka menengah, untuk mencapai cita-citanya.

4. Tidak Berhobi Spesifik.
Pria yang punya hobi spesifik cenderung menghabiskan uangnya untuk hobinya tersebut. Mereka tidak bisa menahan perasaan melihat toko C, perlengkapan Tamiya, aksesoris sepeda gunung atau bengkel mobil. Ini juga berlaku untuk mereka yang hobi berbelanja, yang selalu ’sakaw’ setiap melihat tulisan ’sale’ di mal.

Cukup dikompori sedikit oleh temannya dia rela merogoh kocek begitu dalam. Tentu saja ada orang yang punya hobi spesifik karena memang kekayaannya atau orang tuanya tak ada habisnya. Namun toh tidak semua pria punya nasib bisa kaya begitu saja.

Pria yang tidak punya hobi spesifik biasanya akan mengeluarkan uangnya untuk berbelanja sesuai dengan mood-nya saja. Dia cenderung merasa tidak punya kebutuhan spesifik, sehingga enggan membeli sesuatu. Tapi tenang saja, ini tidak ada hubungannya dengan mood dia membelikan Anda sesuatu kok!

5. Buta Harga.
Dia tidak tahu persis ada bedanya barang mahal dan barang murah. Buatnya, kemeja ya kemeja. Bentuknya seperti itu, ada ukurannya yang pas dan pantas dipakai di kantor. Habis perkara. Pria seperti ini tidak akan bermasalah dengan kemeja murahnya.

6. Hidung Bisnis.
Apakah Anda pernah mendengar dia mengatakan (kurang-lebih), “Ini bisa menjadi peluang bisnis. Bisa dicoba.” Artinya dia dapat melihat sesuatu, sekecil apapun, sebagai sebuah peluang bisnis. Tidak banyak orang yang punya kemampuan seperti ini. Jadi, kalau si dia kerap melontarkan komentar yang berhubungan dengan peluang bisnis, bisa jadi dia memang berbakat kaya.

7. Pekerja Keras.
Punya hidung bisnis saja tidak cukup tanpa kerja keras. Ini yang membedakan seorang pemimpi kelas berat dengan pengejar mimpi. Seorang pengejar mimpi akan berusaha sekuatnya untuk mewujudkan cita-citanya. Tentunya dengan kerja keras.

8. Keahlian Khusus.
Perhatikan, apakah si dia punya satu atau dua keahlian khusus? Tidak harus yang jarang dimiliki orang lain, seperti jagoan pencak silat, atau mungkin mengemudikan pesawat terbang misalnya!

Tapi dia, misalnya, menguasai komputer dengan baik, pandai melobi dan sebagainya. Anda lah yang tahu persis apa kelebihannya. Kemampuan khusus ini bisa jadi modal dia dalam menjalani hidupnya. Pria tipe ini cenderung survive dalam hidupnya.

9. Banyak Teman.
Temannya ada dimana-mana. Tidak hanya mantan teman-teman SMA, kuliah atau kantornya. Tapi juga dari komunitas lain, yang mungkin Anda tidak pernah duga sebelumnya. Orang yang banyak teman bisa diartikan punya banyak networking yang cukup luas. Sehingga, ditaruh dimana pun, dia akan bisa hidup dengan baik.

10. Memelihara Pertemanan.
Kadang Anda jengkel karena dia rajin menelpon atau SMS yang tidak penting ke teman-temannya. Just say hello saja bisa berpanjang-panjang. Mestinya, Anda tidak perlu kesal, karena ini adalah caranya untuk memelihara pertemanan.

Orang boleh punya banyak teman, tapi jika tidak bisa memeliharanya, maka it’s just nothing! Silahkan tabah-tabahkan hati menunggu selesai ber-chit-chat. Katakan saja padanya complain Anda bila ‘haha-hehe’-nya sudah kepanjangan. Dia pasti mengerti kok!

11. Mudah Berteman.
Hanya orang yang menyenangkan yang mudah berteman. Pergi ke tempat baru mana pun, dia bisa dengan mudah punya teman ngobrol. Ini menandakan dia orang yang terbuka, punya sense of humor dan berwawasan cukup luas.

Bagaimana mungkin dia bisa ngobrol panjang lebar dengan orang baru, di mana pun bila tidak punya bahan pembicaraan yang cocok dan bisa jadi pendengar yang baik pula? Orang-orang seperti ini biasanya tidak sulit beradaptasi dengan lingkungan baru, termasuk dengan jenis pekerjaan baru. Sehingga, si dia tidak perlu khawatir tidak punya pekerjaan yang baik.

12. Percaya Diri.
Kita tidak sedang bicara tentang orang yang ‘gayanya dua juta’ (percaya diri berlebihan). Dia tahu persis apa kelebihan dan kekurangannya dan percaya orang lain pun begitu. Sehingga, dia tidak gentar ketika berinteraksi dengan orang lain, atau diharuskan melakukan sesuatu yang baru. Termasuk, dia percaya bahwa dia bisa hidup layak hari ini atau esok lusa, bersama Anda.

13. Fokus.
Dalam melakukan apapun, dia fokus. Perhatiannya tidak mudah tercerai oleh hal lain yang (dianggapnya) lebih menarik. Orang yang fokus biasanya punya tanggung jawab yang baik. Ini berhubungan dengan bagaimana dia berusaha mencapai cita-citanya, menyelesaikan pekerjaannya dan serius membangun hidup bersama Anda.

14. Optimis.
Hampir tidak pernah Anda mendengar dia bilang. “Ah susah”, “Enggak bisa Ah”, dan sejenisnya. Pria pesimis akan sulit survive dalam hidupnya. Keoptimisan bisa membuat seseorang mampu melakukan sesuatu yang secara hitungan di atas kertas sulit.

15. Sehat.
Oke, yang terakhir ini penting nggak penting. Pria penyakitan akan lebih banyak menghabiskan waktu dengan tidak melakukan apa-apa. Belum lagi ongkos dokter dan rumah sakit yang tidak masuk akal mahalnya. Uang Anda berdua akan habis di sini. Selain itu, orang yang sehat akan bisa berpikir dengan lebih sehat.

Monday, January 18, 2010

Mahasiswa D.O Yang Menjadi Miliarder Termuda di Dunia


Siapa yang tak mengenal Facebook saat ini? Bahkan anak SD pun saling berlomba untuk membuat account di facebook. Pencetus & penemu ide facebook ini adalah seorang pemuda bernama Mark Zuckerberg asal New York Amerika Serikat. Saat usia 24 tahun, dia dinobatkan sebagai miliarder termuda di dunia. Kekayaan yang dia miliki saat ini tercatat sudah US$ 1,5 miliar. Kekayaan ini bukan dari hasil warisan atau menang judi, melainkan dari usaha kerja kerasnya sendiri.WOW!!.

Masa2 kuliah yang dirasakan oleh Mark ternyata tak seindah karirnya. Dia di D.O (Drop Out) oleh pihak Universitas Harvard saat masih menjalani masa pertengahan kuliah. Awal karirnya dia bekerja sebagai programmer salah satu situs jejaring sosial. Dengan idenya yang briliant, dia berani membuat sebuah situs sederhana yang awalnya hanya diperuntukkan bagi komunitas mahasiswa Harvard. Itulah awal kemunculan Facebook. Dan saat ini, member Facebook sudah berjumlah puluhan juta. Tak hanya itu, sang pemilik ide facebook kini menjabat sebagai CEO di perusahaan tersebut. Di usia yang masih terbilang muda, dia sudah berada di puncak karir yang gemilang dan berpenghasilan sangat besar. MENGAGUMKAN.

Salah satu kunci yang bisa kita petik dari suksesnya perjalanan karir seorang Mark Zuckerberg, adalah "kecintaannya" pada pekerjaan yang ia geluti semasa menjadi Programmer sebelum mendirikan situs Facebook. Dari "kecintaannya" terhadap posisi yang dipegangnya saat itu, menjadikan dia semakin ahli / expert untuk memodifikasi suatu aplikasi menjadi sesuatu yang bernilai jauh lebih baik. Maka lahirlah Facebook dengan kelebihan- kelebihannya seperti fasilitas "Chat" sesama teman, atau "Tagging Foto", yang tidak dimiliki situs jejaring sosial lain.

Di kesempatan ini, saya ingin mengajak pembaca untuk "Mencintai" pekerjaannya yang diberikan selama ini. Bagi yang sudah mencintai pekerjaannya, diharapkan agar mencintai lebih dalam lagi. Karena begitu kamu mencintai pekerjaanmu, tanpa sadar kamu sudah menerapkan " I Do What I Love, & I Love What I Do". Kunci ini yang akan membawamu ke gerbang kesuksesan. Semakin kamu cinta pada pekerjaanmu, maka kamu akan menjadi semakin ahli di bidang pekerjaanmu itu. Dan bila kamu sudah semakin ahli, maka semakin banyak pula kesempatan emas yang menunggumu di luar sana. Percayalah.

Semoga Artikel ini bisa membawa nilai-nilai positif bagi pembacanya. Amin :D

Hadiah "terbaik" Dari Bentuk Cinta Kita kepada Ibu & Ayah


(Narasumber : Nu'man Faqih A.K.A Pengalaman Pribadi ^_^)

Sebagian dari kita, banyak yang menganggap bahwa hal yang bisa membuat bangga org tua adalah kekayaan yang kita miliki ( mobil, rumah, uang ). Itu memang bisa membuat org tua kita bangga, namun itu bukanlah yang utama. Ketika kita dilahirkan, harapan org tua hanyalah sederhana. "Semoga anakku menjadi org yg berguna & taat ibadah". Mereka dengan rela ikhlas merawat kita sampai sedewasa sekarang. Diantara kita mungkin ada yang masih bingung, "bagaimana saya harus membalas kebaikan mereka?". Sesungguhnya, sampai kapanpun kita takkan pernah bisa membayar / menggantikan jasa-jasa mereka.TAKKAN PERNAH BISA. Mereka akan sangat bangga kepada kita, bilamana kita dicap sebagai orang yang Berguna & bermanfaat di "Masayarakat".

Di kesempatan ini, saya ingin memberikan beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk membuat orang tua kita bahagia memiliki anak seperti kita (Insya Allah). Langkah-langkah tersebut adalah :

1. Bagi yang sudah bekerja, alangkah baiknya apabila 1/3 dr gaji perbulan kamu, dihadiahkan untuk orang tua ( minimal 1/3 ). Hadiah ini sebagai bentuk tanda terimakasih kamu terhadap mereka yang sudah ikhlas mendo'akan kamu saat masih mencari pekerjaan di masa lalu.

2. Rayakan moment-moment penting orang tua kamu sesuai kesenangan & keinginan mereka. Misal : Traktir mereka makan ketika ayah / ibu ulang tahun. Atau membelikan sesuatu yang mereka sukai. Tak perlu mahal untuk merayakan moment-moment penting mereka. Karena orang tua tak menilai sesuatu dari harganya, tapi menilai dari niat kamu yang sudah ikhlas memberikan sesuatu bagi mereka. Hal ini kamu lakukan sebagai bentuk cinta kamu pada mereka, sehingga selalu ingat tanggal2 penting mereka.

3. Sedekahkan sebagian rezeki kamu, yang diniatkan pahalanya untuk kedua orang tua. Ini akan sangat bermanfaat untuk kebahagiaan mereka di akhirat nanti.

4. Jika mampu (untuk kaum muslimin), wakafkanlah "sesuatu" untuk mereka sesuai kesanggupanmu. Contoh : kamu bisa menyumbang karpet untuk musholla/ masjid, sumbang sajadah atau cat tembok untuk masjid. Bisa juga menyumbang al-qur'an untuk kepentingan pengajian masjid. Percayalah, selama benda itu masih berguna dan bermanfaat, maka pahala akan terus mengalir untuk orang yang kamu kehendaki (dalam hal ini orang tua ).

5. Saat orang tua kita beranjak usia lanjut (di atas 49 tahun), rata2 watak mereka akan kembali seperti anak kecil ( Cepat ngambek, mudah tersinggung, Sensitif ). Ini hal yang lumrah terjadi, karena pakar psikolog pun mengatakan demikian. Di saat seperti ini, kamu sebaiknya lebih peka akan hal-hal yang bisa membuat mereka senang ataupun sebaliknya. Manjakan mereka dengan hal-hal yang membuat mereka senang, dan hindari hal-hal yang bisa membuat mereka marah. Intinya, pintar-pintarlah kamu memperlakukan mereka. Karena saat itu, merekalah yang butuh perhatianmu.

Jika kamu selalu memuliakan orang tua semasa hidupmu, Insya Allah kamu pun akan dimuliakan oleh keturunanmu kelak. Karena sesungguhnya Allah maha Adil bagi umatnya. Latihlah dari sekarang untuk selalu membuat mereka senang, meski hanya melakukan hal yang simple ( selalu cium tangan ketika hendak pergi, tak sungkan untuk merangkul dan menggandeng mereka ketika di tempat umum, selalu memohon do'a restu mereka dalam hal karir, & jodoh ).

Friday, January 15, 2010

Berkaca Pada Manusia "Minus", yang membuatnya begitu "Mengagumkan"


Saya menggunakan kata "Minus" di judul artikel ini, untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kekurangan secara fisik namun tidak secara mental. Ketika membaca riwayat hidup seorang Lance Armstrong, saya semakin menyadari bahwa di dunia ini tak ada yang tak mungkin. Alangkah malunya kita ketika mengetahui bahwa ada org diluar sana yang memiliki prestasi sangat mengagumkan, padahal awalnya dia tervonis penyakit ganas bahkan sangat mematikan. Dialah "Lance Amstrong". Atlit sepeda yang mampu memenangkan kejuaraan paling bergengsi sepeda "Tour De France" sebanyak 7 kali berturut-turut. Ini lebih berat jika dibandingkan dengan bekerja seharian di kantor tanpa istirahat. Percayalah!!!..

Mengapa saya katakan "Alangkah Malunya Kita"?? Berikut sedikit kisah mengenai Lance Armstrong yang saya kutip dr salah satu website:
==================================================
Pada Oktober 1996, ia divonis menderita kanker prostat ganas yang menyerang hingga paru-paru dan otaknya. Dengan semangatnya yang terus berkobar, dan keyakinannya akan suatu kesembuhan total, akhirnya ia berhasil sembuh dan menjuarai Tour de France berturut-turut 1999-2005.
==================================================

Sudah cukup berkesan??ini belum apa-apa. Berikut kutipan lain dr perjalanan hidupnya :

==================================================
Masih lekat di ingatan saat Armstrong terjatuh pada 20 kilometer menjelang garis finish etape pertama, Tour of Castilla y Leon, Spanyol, Maret 2009 silam. Kecelakaan hebat yang tidak hanya meretakkan tulang bahu dan merobek sikunya. Tapi juga diprediksi meruntuhkan semangatnya untuk come back ke dunia balap sepeda. Namun dia kembali turun untuk mengikuti event Tour De France selanjutnya.
==================================================

Saya memilih kisah Lance Amstrong, karena kagum akan "keyakinannya" bahwa dia pasti bisa sembuh dari kanker ganas & kembali mengukir prestasi yang mengagumkan. Dari penggalan True Story di atas, saya ingin mengajak pembaca untuk selalu optimis dalam menjalani kehidupan. Tidak ada yang tak Mungkin, selama itu masih berada di Bumi tercinta ini. Sekecil apapun kesempatan / peluang kamu utk mencapai suatu tujuan, pasti ada kemungkinan utk "GOAL" nya. Dan semakin besar keyakinanmu akan pencapaian tersebut, maka peluang itu pun akan semakin terbuka lebar. Yakinlah, dan percayalah.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk para pembacanya. Amin

Wednesday, January 13, 2010

Gajiku Bukan Aku


Terinspirasi dari Mario Teguh ( Episode tgl 10 Jan 2010 )

Syukur Alhamdulillah, Allah kasih saya kesempatan untuk bisa nyaksiin acara ini yang kebetulan topiknya amat sangat membangun semangat baru dalam dunia kerja. Dan semoga tips2 yang saya kutip dr beliau bisa membuat pembaca juga memiliki semangat baru dalam mencapai tujuan karirnya. Amin. Saat menyaksikan episode ini, saya baru mengetahui bahwa kesuksesan & kekayaan yang diraih Mario Teguh saat ini bukanlah karena faktor warisan atau keberuntungan, melainkan didapat dari proses yang bertahap.

Mungkin diantara pembaca, ada yang saat ini belum merasa nyaman dengan kondisi kerjanya. Mungkin ada yang merasa gajinya masih kurang, atau masih merasa jabatan yang diembannya masih belum ada kemajuan. Satu kalimat ampuh yang disampaikan mario teguh adalah : "Kita harus meyakini dalam diri, bahwa keadaan ini hanya SEMENTARA". Prinsip seperti inilah yang akhirnya membuat kamu semakin semangat untuk menggali terus potensi yang ada. Semakin yakin akan ke-SEMENTARA-an ini, maka kamu akan semakin PEDE bahwa tak berapa lama lagi, karirmu akan lompat ke tahap yang lebih tinggi. Tentunya hrs diiringi dengan kerja keras, optimis, dan do'a.

Ada 3 tahap yang harus dilalui kamu untuk mendapatkan kesuksesan sejati (menurut Mario Teguh), yaitu :

1. Kesejahteraan : dgn kondisi hati yg sejahtera, kamu akan lebih mudah utk fokus ke satu tujuan.
2. Kebahagiaan : dgn kebahagiaan, kamu akan selalu puas dgn hasil kinerja kamu & selalu optimis.
3. Kecemerlangan : Inilah tahap akhir yang kamu dapat dr hasil kerja keras & pengalaman2 dlm karir.
Setelah kamu memenuhi 3 unsur di atas,percayalah bahwa "sukses" sudah di depan mata. Tapi bukan berarti kita harus puas sampai di sini. "Rasa untuk tetap ingin lebih Maju" harus terus tertanam dalam diri kamu. Sehingga kamu tidak akan stuck di satu titik.

Berikut ini nasihat2 dr Mario teguh yang amat menginspirasi saya dalam semangat bekerja dan terus semangat dlm mencari posisi pekerjaan yang lebih baik :D

1. "jika anda ingin memiliki harga diri, hargai potensi Anda"
Banyak diantara kita, ketika sedang dalam tahap nego gaji dgn pihak HRD dalam suatu perusahaan, merasa tidak PEDE utk menyebutkan nilai gaji yang kita inginkan. Jika ini terus dibiarkan, percayalah bahwa kamu tidak akan bisa dipandang sebagai org yang "berpotensi". Karena sesungguhnya, orang yang PEDE / optimis dgn kemampuannya, dia tidak akan malu atau ragu untuk menyebutkan "Harga" tenaganya kpd pihak interviewer. Dengan adanya "keyakinan" kamu dalam menentukan besaran nilai gaji, maka pihak HRD pun akan semakin bisa melihat kepercayaan diri yang kamu punya. Dan biasanya mereka tidak akan berani untuk menurunkan penawaran kamu terlalu rendah.

2. "Orang yg melihat potensinya, tidak akan pernah minder"
Ketika kamu mendapatkan penghargaan dari atasan / rekan kerja atas kinerja kamu di kantor, sesungguhnya saat itulah "POTENSI" kamu sudah benar-benar kelihatan. Karena terbukti menguntungkan bagi perusahaan. Inilah moment dimana kamu boleh merasakan senang atas pencapaian yang selama ini kamu kejar. Boleh berpuas diri untuk sejenak. Nikmatilah moment itu :) Namun demikian, kamu harus mempunyai GOAL baru dalam karir, yaitu "promosi". Ini sesungguhnya hanya masalah waktu saja. Meskipun kamu hanya menjabat sebagai staff biasa / staff Junior, jangan pernah MINDER. karena itu semua hanya "SEMENTARA".


Semoga tulisan ini bisa bermanfaat untuk pembacanya, Amin :D

Sunday, January 10, 2010

Refreshing hati yang tepat bukanlah "Mall" atau "Bioskop",,Tapi "Pasar"


(Narasumber : My Dad M.Faqih Mas'ud )

Setiap manusia pasti pernah mengalami situasi hati yang "Naik Turun". Kadang senang, kadang juga sedih. Itulah Hidup. Tanpa itu, mental & jiwa manusia takkan bisa tumbuh menjadi dewasa. Adakalanya ketika hati sdg dalam kondisi down / drop / gundah, kita lebih memilih untuk melakukan "refreshing hati" dgn pergi ke tempat- tempat yang bisa membawa kesenangan ( Mall, Bioskop, Karaoke ). Keputusan itu tidaklah salah. Bahkan sah-sah saja, selama tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. Tapi pernahkah kamu berfikir untuk sekali-kali mengunjungi pasar ?? ( tempat org berjualan sayur, bahan2 makanan mentah, gorengan). Mungkin tidak pernah terfikir ke arah situ. Beberapa diantara kamu mungkin akan bertanya : "ngapain juga gw kesana? toh gw ga bakal belanja sayur".

Tujuan saya menganjurkan pergi ke pasar, semata-mata bukan menyuruh kamu untuk belanja sayur. Tapi untuk "merenung". Masih juga kamu bingung???, saya akan jelaskan sedikit yah.. Biasanya, saat kita memutuskan untuk pergi ke mall atau bioskop, tujuan kita hanya satu : "gw mau senangin hati dan pikiran gw". Sekali lagi saya katakan, itu tidaklah salah. Karena saya pun sering pergi ke bioskop ketika ingin melepas lelah sepulang kerja. Tapi percayalah, "kesenangan" itu hanya berlaku sesaat. Kok bisa begitu ??. Ketika kamu berkunjung ke tempat-tempat seperti mall atau bioskop, kamu tidak akan merasa seperti orang yang diberikan banyak kelebihan oleh Allah. Bisa jadi Kamu hanya merasa seperti orang biasa yang diberikan rezeki pas2an oleh Allah. Ketika mau belanja baju & sepatu, kamu terbentur budget yang pas2an. Atau ketika mau nonton, kamu lebih sering memilih hari2 kerja ( senin- Kamis ) krn harga tiketnya yang lebih murah. Pernahkah terbayang, ketika kamu pergi ke pasar,,Maka kamu akan merasa seperti orang yang paling "kaya" diantara pengunjung-pengunjung pasar lainnya. Kamu akan sadar betapa susahnya bertahan hidup seperti mereka, yang harus bergelut dengan waktu ketika menjual sayuran. Semakin siang, harga sayuran mereka akan semakin murah harganya. Dan keuntungan yang bisa diperoleh perhari dr berjualan itu, tak lebih dari Rp.50.000 ( sumber info : pedagang sayur mayur pasar poncol "Kwitang"). Jika Hujan & pengunjung pasar sepi, maka sayurannya terancam busuk & tak laku.

Jika kamu hendak "mencuci hati", saran saya sekali-kali pergilah ke pasar. Tak perlu belanja. Yang perlu kamu lakukan adalah berjalanlah disana selama 15 menit. Lihat sekeliling kamu. Akan ada banyak pedagang2 tua yang dengan semangatnya menawarkan dagangan mereka. Mereka berharap bisa membawa keuntungan yang tak seberapa untuk bertahan hidup. Di sana kamu juga akan menemui beberapa pengemis dengan segala kekurangan mereka ( cacat, Lansia ). Saat itulah kamu akan merasa bersyukur, & merasa seperti orang yang paling "Kaya" diantara mereka. Lebih istimewa lagi jika kamu bersedekah kepada pengemis2 tua disana. Dan rasakan sendiri ketika pengemis2 itu tersenyum sembari berkata "terimakasih ya,,'. Saat itulah hati kamu merasakan kedamaian yg hakiki. Betapa puasnya kamu ketika menyadari bahwa kamu telah melakukan perbuatan mulia dan membantu pengemis tsb utk bisa membeli makan.

Friday, January 8, 2010

Ingin Sukses di atas rata-rata, jangan takut "Bermimpi"


( Narasumber : Nu'man Faqih yg terinspirasi dr buku "Young On Top" & Interview "Tukul" )

Beberapa diantara kita mungkin tidak berani untuk bermimpi setinggi langit. Dengan kata lain, tidak berani bermimpi diluar kemampuan yang kita miliki sekarang. Contoh : Saat kuliah, kita hanya berani bermimpi " Setelah lulus, gw hrs dapet kerja". Atau saat masih SMU, kita hanya berani bermimpi "Gw harus bisa kuliah sampai S1". Adakah diantara kita, yang saat kuliah berani bermimpi "GW harus bisa jadi manager sebelum usia 32 tahun", atau "Gw harus punya rumah pribadi dgn 3 lantai saat umur 35 taun".

Di dalam buku "Young On Top", dikatakan bahwa secara tidak langsung alam bawah sadar seseorang akan menuntun dia untuk mewujudkan mimpi yang "tinggi" itu. Ada banyak contoh orang2 Besar yang mengawali sukses besarnya dari mimpi yang "tidak biasa". Diantaranya ada "Bill Gates (Microsoft Corp)", " Lary Page & Sergey Brin ( Google Founder )", " Billy Boen ( Org Indonesia yg dipercaya mengawasi 3 anak perusahaan sekaligus)". Mereka adalah orang-orang yang menikmati kesuksesan besar sejak usianya belum genap 35 tahun. HEBAT!!!

Bisakah kita seperti mereka?? Tak ada yang tak mungkin. Bahkan Tukul Arwana pun bisa sukses besar tanpa harus mengecap pendidikan formal tinggi. Mengapa bisa??. Saya pernah mendengar acara talk show Tukul, dan dia bercerita bahwa saat masih muda dan belum tenar (masih dikampung & belum pindah ke jakarta), dia memiliki cita2 dan mimpi : " Saya ingin suatu hari nanti, nama saya akan terpampang lebar di Spanduk SELAMAT DATANG Stasiun kereta Api Jawa ". Dan sejak itu, dia memberanikan diri untuk pindah ke jakarta demi mengikuti lomba2 lawak yang akhirnya menjadikan dia juara lawak saat itu. Saat ini, apa yang dituai Tukul sudah lebih dari yang diimpikannya
dulu. Semua berkat kerja keras dan semangatnya, yang diawali dengan "cita2 & mimpi".

Terkadang sulit untuk diterima akal & logika, bahwa mimpi besar bisa mendorong alam bawah sadar kita utk mewujudkannya. Tapi itulah yang dirasakan oleh orang2 besar yang sukses mencapai mimpi2 besarnya. jika ditelaah lebih dalam, memang sangat possible bahwa mimpi besar dapat menimbulkan semangat baru dalam menjalani aktifitas sehari2. Dengan semangat baru, akan timbul kepercayaan diri & terus bekerja keras dalam mencapai satu titik tujuan. Maka mulai dari sekarang, siapapun kamu!! Beranilah utk bermimpi :). Bukan hanya mimpi2 kecil (yg pasti bisa dicapai dgn sedikit usaha). Tapi bermimpilah untuk sesuatu yang lebih besar.karena YAKINlah bahwa Allah akan membantu setiap hambanya dalam mencapai tujuan tersebut.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk pembacanya. Amin :D

Temukan " NmN " di Usia 26 Tahun,. Saya MALU !!!

Ketika kami memutuskan menikah di 2012, saya membebaskan segala kegiatan positif istri dengan hanya mengajukan satu syarat saja : “ please, ...