Jakarta - Ada banyak cara untuk tetap mendapatkan penghasilan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun pegawai swasta yang mengambil keputusan pensiun dini. Namun, tetap jangan gegabah dalam menggunakan dana pensiun yang diterima.
Menurut Konsultan Keuangan dari Safir Senduk dan Rekan, Ahmad Gozali, seorang pensiunan dini seharusnya menunggu dengan menyimpan uang di bank dalam bentuk deposito karena biasanya ada secamam tingkat emosional yang berlebih ketika mendapatkan uang dalam jumlah yang lebih besar dari biasa.
"Begitu terima dana, jangan langsung eksekusi, masukin deposito dulu 1-2 bulan sampai menunggu tidak kaget. Orang yang dapat dana yang besar sekaligus, apalagi lebih besar dari biasanya, akan muncul euforia untuk membelanjakan secara emosional," katanya ketika dihubungi detikFinance, Selasa (28/6/2011).
Setelah itu, menurut Goz, sapaan akrab Gozali, seorang pensiunan dini dapat masuk ke dunia kerja selanjutnya, tapi yang harus dipikirkan adalah memilih dunia kerja yang berbeda dan dianggap lebih santai dengan catatan, seorang yang pensiun dini tersebut masih tergolong dalam usia muda.
"Kalau masih muda, mereka (pensiun dini) dapat bekerja lagi, jadi dosen, mengajar, atau menjadi konsultan," tuturnya.
Goz juga memberikan masukan kepada seorang pensiunan dini untuk berinvestasi. Menurutnya, semua investasi yang akan dijalankan nantinya, seperti saham, reksadana, atau properti, berprospek yang bagus.
Akan tetapi, Goz menyarankan agar seorang pensiun dini memiliki cadangan unutk biaya hidup 3-6 bulan ke depan. lebih baik cadangan tersebut dapat digunakan sampai satu tahun ke depan.
"Mau bisnis atau investasi apa saja pastinya harus ada cadangan 3-6 bulan untuk biaya hidup karena itu kan dari berpenghasilan menjadi tidak berpenghasilan jadi harus ada cadangannya," ujarnya.
"Kalau mau berbisnis juga sisakan untuk 12 bulan ke depan, sisanya boleh buat bisnis," imbuhnya.
Saran dari Goz, seorang pegawai negeri sipil (PNS) memang lebih baik mengambil pensiun dini karena akan mendapatkan dana yang cukup besar yang bisa dikembangkan lagi di luar pekerjaannya sebagai PNS.
"PNS lebih baik pensiun dini kan nanti dapat golden shake hand. Setelah itu bisa mengembangkan dananya di luar," pungkasnya.
Tuesday, June 28, 2011
Thursday, June 23, 2011
Kebaikan Dari Prasangka Baik
[KISAH]
Ada seorang raja yang setiap pergi berburu selalu ditemani oleh seorang sahabatnya yang terkenal dengan ketaqwaan wiridnya.Tiap kali raja menemui sesuatu yg tidak mengenakkan, sahabatnya selalu berkata, “Semoga itu baik, insya Allah.” Kata-kata ini selalu diulangi pada setiap kejadian yg secara dhahir adalah kejadian buruk. Pada suatu hari saat sang raja berburu bersama sahabatnya ditemani oleh pengawalnya, jari raja terkena tombak terpotong. Darah pun mengucur.
Si sahabat berkata, “Semoga itu baik, insya Allah.”
Raja marah memerintahkan pengawalnya utk memenjarakannya.
Saat pengawal ditanya, “Apa yg dikatakannya saat kalian menutup pintu penjara?” Pengawal menjawab, “Ia hanya mengatakan, Semoga ini baik, insya Allah” Suatu ketika saat raja pergi berburu tanpa ditemani oleh sahabatnya, ia tersesat di hutan. Sedangkan di hutan tersebut terdapat suku yg menyembah berhala tiap tahun mengorbankan org kpd berhalanya tersebut. Raja pun ditangkap oleh suku tersebut.
Namun, saat diperiksa didapati bahwa jari raja tdk lengkap. Mereka pun menolak mengorbankannya, karena korban harus dlm kondisi yg sempurna.
Raja lalu dilepas dan d ia kembali ke istana.
Akhirnya dia menyadari kebenaran ucapan sahabatnya. Sahabatnya pun dikeluarkan dari penjara. Raja bertanya, “Ketika engkau mengatakan,‘Semoga itu baik, insya Allah." Saat jariku terpotong, aku menyadari bahwa kebaikan itu adalah aku tidak jadi disembelih untuk berhala karena fisikku tdk sempurna.
Sekarang saat engkau dipenjara, apakah kebaikan itu?” Ia mjawab, “Andaikata saat itu saya bersamamu, maka mereka akan myembelih saya sebagai penggantimu”
Jika anda mendapat kejadian buruk ucapkan: "Semoga ini baik, insya Allah.” Semoga ALLAH SWT memberi kebaikan pd kehidupan Anda. Amin.
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah Maha Mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui”. (QS.Al-Baqarah:216)
Ada seorang raja yang setiap pergi berburu selalu ditemani oleh seorang sahabatnya yang terkenal dengan ketaqwaan wiridnya.Tiap kali raja menemui sesuatu yg tidak mengenakkan, sahabatnya selalu berkata, “Semoga itu baik, insya Allah.” Kata-kata ini selalu diulangi pada setiap kejadian yg secara dhahir adalah kejadian buruk. Pada suatu hari saat sang raja berburu bersama sahabatnya ditemani oleh pengawalnya, jari raja terkena tombak terpotong. Darah pun mengucur.
Si sahabat berkata, “Semoga itu baik, insya Allah.”
Raja marah memerintahkan pengawalnya utk memenjarakannya.
Saat pengawal ditanya, “Apa yg dikatakannya saat kalian menutup pintu penjara?” Pengawal menjawab, “Ia hanya mengatakan, Semoga ini baik, insya Allah” Suatu ketika saat raja pergi berburu tanpa ditemani oleh sahabatnya, ia tersesat di hutan. Sedangkan di hutan tersebut terdapat suku yg menyembah berhala tiap tahun mengorbankan org kpd berhalanya tersebut. Raja pun ditangkap oleh suku tersebut.
Namun, saat diperiksa didapati bahwa jari raja tdk lengkap. Mereka pun menolak mengorbankannya, karena korban harus dlm kondisi yg sempurna.
Raja lalu dilepas dan d ia kembali ke istana.
Akhirnya dia menyadari kebenaran ucapan sahabatnya. Sahabatnya pun dikeluarkan dari penjara. Raja bertanya, “Ketika engkau mengatakan,‘Semoga itu baik, insya Allah." Saat jariku terpotong, aku menyadari bahwa kebaikan itu adalah aku tidak jadi disembelih untuk berhala karena fisikku tdk sempurna.
Sekarang saat engkau dipenjara, apakah kebaikan itu?” Ia mjawab, “Andaikata saat itu saya bersamamu, maka mereka akan myembelih saya sebagai penggantimu”
Jika anda mendapat kejadian buruk ucapkan: "Semoga ini baik, insya Allah.” Semoga ALLAH SWT memberi kebaikan pd kehidupan Anda. Amin.
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah Maha Mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui”. (QS.Al-Baqarah:216)
Sunday, March 27, 2011
Mengapa Bangsa Asia kalah Kreatif dibanding dengan Bangsa Barat ??

Dikutip dr blog milik "ayah Edy" (moga bermanfaat)
Prof. Ng Aik Kwang dari University of Queensland, dalam bukunya "Why Asians Are Less Creative Than Westerners" (2001) yang dianggap kontroversial tapi ternyata menjadi "best seller". (www.idearesort.com/trainers/T01.p)mengemukakan beberapa hal ttg bangsa-bangsa Asia yang telah membuka mata dan pikiran banyak orang:
1. Bagi kebanyakan org Asia, dlm budaya mereka, ukuran sukses dalam hidup adalah banyaknya materi yang dimiliki (rumah, mobil, uang dan harta lain). Passion (rasa cinta thdp sesuatu) kurang dihargai. Akibatnya, bidang kreatifitas kalah populer oleh profesi dokter, lawyer, dan sejenisnya yang dianggap bisa lebih cepat menjadikan seorang utk memiliki kekayaan banyak.
2. Bagi org Asia, banyaknya kekayaan yg dimiliki lbh dihargai drpd CARA memperoleh kekayaan tersebut. Tidak heran bila lebih banyak orang menyukai ceritera, novel, sinetron atau film yang bertema orang miskin jadi kaya mendadak karena beruntung menemukan harta karun, atau dijadikan istri oleh pangeran dan sejenis itu. Tidak heran pula bila perilaku koruptif pun ditolerir/ diterima sbg sesuatu yg wajar.
3. Bagi org Asia, pendidikan identik dengan hafalan berbasis "kunci jawaban" bukan pada pengertian. Ujian Nasional, tes masuk PT dll semua berbasis hafalan. Sampai tingkat sarjana, mahasiswa diharuskan hafal rumus2 Imu pasti dan ilmu hitung lainnya bukan diarahkan utk memahami kapan dan bagaimana menggunakan rumus rumus tersebut.
4. Karena berbasis hafalan, murid2 di sekolah di Asia dijejali sebanyak mungkin pelajaran. Mereka dididik menjadi "Jack of all trades, but master of none" (tahu sedikit sedikit ttg banyak hal tapi tidak menguasai apapun).
5. Karena berbasis hafalan, banyak pelajar Asia bisa jadi juara dlm Olympiade Fisika, dan Matematika. Tapi hampir tidak pernah ada org Asia yang menang Nobel atau hadiah internasional lainnya yg berbasis inovasi dan kreativitas.
6. Orang Asia takut salah (KIASI) dan takut kalah (KIASU). Akibat- nya sifat eksploratif sbg upaya memenuhi rasa penasaran dan keberanian untuk mengambil resiko kurang dihargai.
7. Bagi keanyakan bangsa Asia, bertanya artinya bodoh, makanya rasa penasaran tidak mendapat tempat dalam proses pendidikan di sekolah.
8. Karena takut salah dan takut dianggap bodoh, di sekolah atau dalam seminar atau workshop, peserta jarang mau bertanya tetapi stlh sesi berakhir peserta mengerumuni guru / narasumber utk minta penjelasan tambahan.
Dlm bukunya Prof.Ng Aik Kwang menawarkan bbrp solusi sbb:
1. Hargai proses. Hargailah org krn pengabdiannya bukan karena kekayaannya. Percuma bangga naik haji atau membangun mesjid atau pesantren tapi duitnya dari hasil korupsi
2. Hentikan pendidikan berbasis kunci jawaban. Biarkan murid memahami bidang yang paling disukainya
3. Jangan jejali murid dgn banyak hafalan, apalagi matematika. Untuk apa diciptakan kalkulator kalau jawaban utk X x Y harus dihapalkan? Biarkan murid memilih sedikit mata pelajaran tapi benar2 dikuasainya
4. Biarkan anak memilih profesi berdasarkan PASSION (rasa cinta) nya pada bidang itu, bukan memaksanya mengambil jurusan atau profesi tertentu yg lebih cepat menghasilkan uang
5. Dasar kreativitas adlh rasa penasaran berani ambil resiko. AYO BERTANYA!
6. Guru adlh fasilitator, bukan dewa yang harus tahu segalanya. Mari akui dgn bangga kl KT TDK TAU!
7. Passion manusia adalah anugerah Tuhan..sebagai orang tua kita bertanggung-jawab untuk mengarahkan anak kita untuk menemukan passionnya dan mensupportnya.
Mudah2an dengan begitu, kita bisa memiliki anak-anak dan cucu yang kreatif, inovatif tapi juga memiliki integritas dan idealisme tinggi tanpa korupsi
Note: Artikel dikirim oleh bu Ratih dari FB: Komunitas Ayah Edy
Monday, February 1, 2010
Ciri Pria Berpotensi Hidup Kaya

Narasumber : http://perempuan.com/
Sebelum menikah dengannya, cari tahu apakah dia memiliki 7 ciri Pria Berpotensi Menjadi Kaya, dimana Anda akan selalu tenang hidup bersamanya. Coba teliti apakah kekasih Anda memiliki salah satu dari ciri berikut.
1. Beberapa Rekening.
Lihat, apakah kekasih Anda punya rekening bank lebih dari satu? Ini bisa jadi indikasi dia berbakat kaya. Karena biasanya, orang yang punya rekening tabungan 2 atau lebih cenderung berusaha mengatur uangnya dengan benar.
Pria tipe ini suka memisahkan pos-pos penghasilannya. Misal, satu rekening digunakan hanya untuk menerima transfer gaji dan belanja lalu rekening lainnya untuk tabungan.
2. Suka Menolong.
Tidak tepat jika orang yang suka menimbun harta, pelit, serta enggan berbagi dan memberi, adalah orang yang berbakat kaya. Justru lelaki yang mudah tergerak hatinya dan gampang menolong orang lah yang pantas Anda lirik.
Dia adalah tipe orang yang akan relatif mudah hidupnya. Entah bagaimana caranya, Anda berdua akan sangat jarang kesulitan uang. Hidup mengalir dan smooth. Dan yang terpenting, kenikmatan memberi itu memang selalu ada penggantinya. Ingat kata orang bijak bahwa Anda tidak mungkin miskin hanya karena beramal!
3. Punya Cita-cita.
Jangan harap si dia berbakat kaya jika hidupnya dialirkan bagai sungai, entah hendak bermuara di mana. Pria yang berbakat kaya selalu punya rencana besar dalam hidupnya. Anda juga bisa menyebutnya sebagai cita-cita.
Ada sesuatu di masa depan yang hendak diraihnya. Untuk itu, dia akan punya rencana jangka pendek, rencana jangka menengah, untuk mencapai cita-citanya.
4. Tidak Berhobi Spesifik.
Pria yang punya hobi spesifik cenderung menghabiskan uangnya untuk hobinya tersebut. Mereka tidak bisa menahan perasaan melihat toko C, perlengkapan Tamiya, aksesoris sepeda gunung atau bengkel mobil. Ini juga berlaku untuk mereka yang hobi berbelanja, yang selalu ’sakaw’ setiap melihat tulisan ’sale’ di mal.
Cukup dikompori sedikit oleh temannya dia rela merogoh kocek begitu dalam. Tentu saja ada orang yang punya hobi spesifik karena memang kekayaannya atau orang tuanya tak ada habisnya. Namun toh tidak semua pria punya nasib bisa kaya begitu saja.
Pria yang tidak punya hobi spesifik biasanya akan mengeluarkan uangnya untuk berbelanja sesuai dengan mood-nya saja. Dia cenderung merasa tidak punya kebutuhan spesifik, sehingga enggan membeli sesuatu. Tapi tenang saja, ini tidak ada hubungannya dengan mood dia membelikan Anda sesuatu kok!
5. Buta Harga.
Dia tidak tahu persis ada bedanya barang mahal dan barang murah. Buatnya, kemeja ya kemeja. Bentuknya seperti itu, ada ukurannya yang pas dan pantas dipakai di kantor. Habis perkara. Pria seperti ini tidak akan bermasalah dengan kemeja murahnya.
6. Hidung Bisnis.
Apakah Anda pernah mendengar dia mengatakan (kurang-lebih), “Ini bisa menjadi peluang bisnis. Bisa dicoba.” Artinya dia dapat melihat sesuatu, sekecil apapun, sebagai sebuah peluang bisnis. Tidak banyak orang yang punya kemampuan seperti ini. Jadi, kalau si dia kerap melontarkan komentar yang berhubungan dengan peluang bisnis, bisa jadi dia memang berbakat kaya.
7. Pekerja Keras.
Punya hidung bisnis saja tidak cukup tanpa kerja keras. Ini yang membedakan seorang pemimpi kelas berat dengan pengejar mimpi. Seorang pengejar mimpi akan berusaha sekuatnya untuk mewujudkan cita-citanya. Tentunya dengan kerja keras.
8. Keahlian Khusus.
Perhatikan, apakah si dia punya satu atau dua keahlian khusus? Tidak harus yang jarang dimiliki orang lain, seperti jagoan pencak silat, atau mungkin mengemudikan pesawat terbang misalnya!
Tapi dia, misalnya, menguasai komputer dengan baik, pandai melobi dan sebagainya. Anda lah yang tahu persis apa kelebihannya. Kemampuan khusus ini bisa jadi modal dia dalam menjalani hidupnya. Pria tipe ini cenderung survive dalam hidupnya.
9. Banyak Teman.
Temannya ada dimana-mana. Tidak hanya mantan teman-teman SMA, kuliah atau kantornya. Tapi juga dari komunitas lain, yang mungkin Anda tidak pernah duga sebelumnya. Orang yang banyak teman bisa diartikan punya banyak networking yang cukup luas. Sehingga, ditaruh dimana pun, dia akan bisa hidup dengan baik.
10. Memelihara Pertemanan.
Kadang Anda jengkel karena dia rajin menelpon atau SMS yang tidak penting ke teman-temannya. Just say hello saja bisa berpanjang-panjang. Mestinya, Anda tidak perlu kesal, karena ini adalah caranya untuk memelihara pertemanan.
Orang boleh punya banyak teman, tapi jika tidak bisa memeliharanya, maka it’s just nothing! Silahkan tabah-tabahkan hati menunggu selesai ber-chit-chat. Katakan saja padanya complain Anda bila ‘haha-hehe’-nya sudah kepanjangan. Dia pasti mengerti kok!
11. Mudah Berteman.
Hanya orang yang menyenangkan yang mudah berteman. Pergi ke tempat baru mana pun, dia bisa dengan mudah punya teman ngobrol. Ini menandakan dia orang yang terbuka, punya sense of humor dan berwawasan cukup luas.
Bagaimana mungkin dia bisa ngobrol panjang lebar dengan orang baru, di mana pun bila tidak punya bahan pembicaraan yang cocok dan bisa jadi pendengar yang baik pula? Orang-orang seperti ini biasanya tidak sulit beradaptasi dengan lingkungan baru, termasuk dengan jenis pekerjaan baru. Sehingga, si dia tidak perlu khawatir tidak punya pekerjaan yang baik.
12. Percaya Diri.
Kita tidak sedang bicara tentang orang yang ‘gayanya dua juta’ (percaya diri berlebihan). Dia tahu persis apa kelebihan dan kekurangannya dan percaya orang lain pun begitu. Sehingga, dia tidak gentar ketika berinteraksi dengan orang lain, atau diharuskan melakukan sesuatu yang baru. Termasuk, dia percaya bahwa dia bisa hidup layak hari ini atau esok lusa, bersama Anda.
13. Fokus.
Dalam melakukan apapun, dia fokus. Perhatiannya tidak mudah tercerai oleh hal lain yang (dianggapnya) lebih menarik. Orang yang fokus biasanya punya tanggung jawab yang baik. Ini berhubungan dengan bagaimana dia berusaha mencapai cita-citanya, menyelesaikan pekerjaannya dan serius membangun hidup bersama Anda.
14. Optimis.
Hampir tidak pernah Anda mendengar dia bilang. “Ah susah”, “Enggak bisa Ah”, dan sejenisnya. Pria pesimis akan sulit survive dalam hidupnya. Keoptimisan bisa membuat seseorang mampu melakukan sesuatu yang secara hitungan di atas kertas sulit.
15. Sehat.
Oke, yang terakhir ini penting nggak penting. Pria penyakitan akan lebih banyak menghabiskan waktu dengan tidak melakukan apa-apa. Belum lagi ongkos dokter dan rumah sakit yang tidak masuk akal mahalnya. Uang Anda berdua akan habis di sini. Selain itu, orang yang sehat akan bisa berpikir dengan lebih sehat.
Monday, January 18, 2010
Mahasiswa D.O Yang Menjadi Miliarder Termuda di Dunia

Siapa yang tak mengenal Facebook saat ini? Bahkan anak SD pun saling berlomba untuk membuat account di facebook. Pencetus & penemu ide facebook ini adalah seorang pemuda bernama Mark Zuckerberg asal New York Amerika Serikat. Saat usia 24 tahun, dia dinobatkan sebagai miliarder termuda di dunia. Kekayaan yang dia miliki saat ini tercatat sudah US$ 1,5 miliar. Kekayaan ini bukan dari hasil warisan atau menang judi, melainkan dari usaha kerja kerasnya sendiri.WOW!!.
Masa2 kuliah yang dirasakan oleh Mark ternyata tak seindah karirnya. Dia di D.O (Drop Out) oleh pihak Universitas Harvard saat masih menjalani masa pertengahan kuliah. Awal karirnya dia bekerja sebagai programmer salah satu situs jejaring sosial. Dengan idenya yang briliant, dia berani membuat sebuah situs sederhana yang awalnya hanya diperuntukkan bagi komunitas mahasiswa Harvard. Itulah awal kemunculan Facebook. Dan saat ini, member Facebook sudah berjumlah puluhan juta. Tak hanya itu, sang pemilik ide facebook kini menjabat sebagai CEO di perusahaan tersebut. Di usia yang masih terbilang muda, dia sudah berada di puncak karir yang gemilang dan berpenghasilan sangat besar. MENGAGUMKAN.
Salah satu kunci yang bisa kita petik dari suksesnya perjalanan karir seorang Mark Zuckerberg, adalah "kecintaannya" pada pekerjaan yang ia geluti semasa menjadi Programmer sebelum mendirikan situs Facebook. Dari "kecintaannya" terhadap posisi yang dipegangnya saat itu, menjadikan dia semakin ahli / expert untuk memodifikasi suatu aplikasi menjadi sesuatu yang bernilai jauh lebih baik. Maka lahirlah Facebook dengan kelebihan- kelebihannya seperti fasilitas "Chat" sesama teman, atau "Tagging Foto", yang tidak dimiliki situs jejaring sosial lain.
Di kesempatan ini, saya ingin mengajak pembaca untuk "Mencintai" pekerjaannya yang diberikan selama ini. Bagi yang sudah mencintai pekerjaannya, diharapkan agar mencintai lebih dalam lagi. Karena begitu kamu mencintai pekerjaanmu, tanpa sadar kamu sudah menerapkan " I Do What I Love, & I Love What I Do". Kunci ini yang akan membawamu ke gerbang kesuksesan. Semakin kamu cinta pada pekerjaanmu, maka kamu akan menjadi semakin ahli di bidang pekerjaanmu itu. Dan bila kamu sudah semakin ahli, maka semakin banyak pula kesempatan emas yang menunggumu di luar sana. Percayalah.
Semoga Artikel ini bisa membawa nilai-nilai positif bagi pembacanya. Amin :D
Hadiah "terbaik" Dari Bentuk Cinta Kita kepada Ibu & Ayah
.jpg)
(Narasumber : Nu'man Faqih A.K.A Pengalaman Pribadi ^_^)
Sebagian dari kita, banyak yang menganggap bahwa hal yang bisa membuat bangga org tua adalah kekayaan yang kita miliki ( mobil, rumah, uang ). Itu memang bisa membuat org tua kita bangga, namun itu bukanlah yang utama. Ketika kita dilahirkan, harapan org tua hanyalah sederhana. "Semoga anakku menjadi org yg berguna & taat ibadah". Mereka dengan rela ikhlas merawat kita sampai sedewasa sekarang. Diantara kita mungkin ada yang masih bingung, "bagaimana saya harus membalas kebaikan mereka?". Sesungguhnya, sampai kapanpun kita takkan pernah bisa membayar / menggantikan jasa-jasa mereka.TAKKAN PERNAH BISA. Mereka akan sangat bangga kepada kita, bilamana kita dicap sebagai orang yang Berguna & bermanfaat di "Masayarakat".
Di kesempatan ini, saya ingin memberikan beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk membuat orang tua kita bahagia memiliki anak seperti kita (Insya Allah). Langkah-langkah tersebut adalah :
1. Bagi yang sudah bekerja, alangkah baiknya apabila 1/3 dr gaji perbulan kamu, dihadiahkan untuk orang tua ( minimal 1/3 ). Hadiah ini sebagai bentuk tanda terimakasih kamu terhadap mereka yang sudah ikhlas mendo'akan kamu saat masih mencari pekerjaan di masa lalu.
2. Rayakan moment-moment penting orang tua kamu sesuai kesenangan & keinginan mereka. Misal : Traktir mereka makan ketika ayah / ibu ulang tahun. Atau membelikan sesuatu yang mereka sukai. Tak perlu mahal untuk merayakan moment-moment penting mereka. Karena orang tua tak menilai sesuatu dari harganya, tapi menilai dari niat kamu yang sudah ikhlas memberikan sesuatu bagi mereka. Hal ini kamu lakukan sebagai bentuk cinta kamu pada mereka, sehingga selalu ingat tanggal2 penting mereka.
3. Sedekahkan sebagian rezeki kamu, yang diniatkan pahalanya untuk kedua orang tua. Ini akan sangat bermanfaat untuk kebahagiaan mereka di akhirat nanti.
4. Jika mampu (untuk kaum muslimin), wakafkanlah "sesuatu" untuk mereka sesuai kesanggupanmu. Contoh : kamu bisa menyumbang karpet untuk musholla/ masjid, sumbang sajadah atau cat tembok untuk masjid. Bisa juga menyumbang al-qur'an untuk kepentingan pengajian masjid. Percayalah, selama benda itu masih berguna dan bermanfaat, maka pahala akan terus mengalir untuk orang yang kamu kehendaki (dalam hal ini orang tua ).
5. Saat orang tua kita beranjak usia lanjut (di atas 49 tahun), rata2 watak mereka akan kembali seperti anak kecil ( Cepat ngambek, mudah tersinggung, Sensitif ). Ini hal yang lumrah terjadi, karena pakar psikolog pun mengatakan demikian. Di saat seperti ini, kamu sebaiknya lebih peka akan hal-hal yang bisa membuat mereka senang ataupun sebaliknya. Manjakan mereka dengan hal-hal yang membuat mereka senang, dan hindari hal-hal yang bisa membuat mereka marah. Intinya, pintar-pintarlah kamu memperlakukan mereka. Karena saat itu, merekalah yang butuh perhatianmu.
Jika kamu selalu memuliakan orang tua semasa hidupmu, Insya Allah kamu pun akan dimuliakan oleh keturunanmu kelak. Karena sesungguhnya Allah maha Adil bagi umatnya. Latihlah dari sekarang untuk selalu membuat mereka senang, meski hanya melakukan hal yang simple ( selalu cium tangan ketika hendak pergi, tak sungkan untuk merangkul dan menggandeng mereka ketika di tempat umum, selalu memohon do'a restu mereka dalam hal karir, & jodoh ).
Friday, January 15, 2010
Berkaca Pada Manusia "Minus", yang membuatnya begitu "Mengagumkan"

Saya menggunakan kata "Minus" di judul artikel ini, untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kekurangan secara fisik namun tidak secara mental. Ketika membaca riwayat hidup seorang Lance Armstrong, saya semakin menyadari bahwa di dunia ini tak ada yang tak mungkin. Alangkah malunya kita ketika mengetahui bahwa ada org diluar sana yang memiliki prestasi sangat mengagumkan, padahal awalnya dia tervonis penyakit ganas bahkan sangat mematikan. Dialah "Lance Amstrong". Atlit sepeda yang mampu memenangkan kejuaraan paling bergengsi sepeda "Tour De France" sebanyak 7 kali berturut-turut. Ini lebih berat jika dibandingkan dengan bekerja seharian di kantor tanpa istirahat. Percayalah!!!..
Mengapa saya katakan "Alangkah Malunya Kita"?? Berikut sedikit kisah mengenai Lance Armstrong yang saya kutip dr salah satu website:
==================================================
Pada Oktober 1996, ia divonis menderita kanker prostat ganas yang menyerang hingga paru-paru dan otaknya. Dengan semangatnya yang terus berkobar, dan keyakinannya akan suatu kesembuhan total, akhirnya ia berhasil sembuh dan menjuarai Tour de France berturut-turut 1999-2005.
==================================================
Sudah cukup berkesan??ini belum apa-apa. Berikut kutipan lain dr perjalanan hidupnya :
==================================================
Masih lekat di ingatan saat Armstrong terjatuh pada 20 kilometer menjelang garis finish etape pertama, Tour of Castilla y Leon, Spanyol, Maret 2009 silam. Kecelakaan hebat yang tidak hanya meretakkan tulang bahu dan merobek sikunya. Tapi juga diprediksi meruntuhkan semangatnya untuk come back ke dunia balap sepeda. Namun dia kembali turun untuk mengikuti event Tour De France selanjutnya.
==================================================
Saya memilih kisah Lance Amstrong, karena kagum akan "keyakinannya" bahwa dia pasti bisa sembuh dari kanker ganas & kembali mengukir prestasi yang mengagumkan. Dari penggalan True Story di atas, saya ingin mengajak pembaca untuk selalu optimis dalam menjalani kehidupan. Tidak ada yang tak Mungkin, selama itu masih berada di Bumi tercinta ini. Sekecil apapun kesempatan / peluang kamu utk mencapai suatu tujuan, pasti ada kemungkinan utk "GOAL" nya. Dan semakin besar keyakinanmu akan pencapaian tersebut, maka peluang itu pun akan semakin terbuka lebar. Yakinlah, dan percayalah.
Semoga tulisan ini bermanfaat untuk para pembacanya. Amin
Subscribe to:
Posts (Atom)
Temukan " NmN " di Usia 26 Tahun,. Saya MALU !!!
Ketika kami memutuskan menikah di 2012, saya membebaskan segala kegiatan positif istri dengan hanya mengajukan satu syarat saja : “ please, ...
-
(Narasumber : Nu'man Faqih, A.K.A Pengalaman Pribadi ^_^ ) Tips yang akan saya berikan kali ini adalah menjelaskan tahap2 agar kamu bisa...
-
Ketika kami memutuskan menikah di 2012, saya membebaskan segala kegiatan positif istri dengan hanya mengajukan satu syarat saja : “ please, ...
-
Sebagai pemuda yang dilahirkan di era Informasi dan tumbuh dewasa di tahun millenium, rasa-rasanya wajar jika hanya mengagumi sosok Bill Ga...